digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Optimasi produksi di Lapangan X perlu dilakukan karena terjadi penurunan produksi minyak. Berbagai metode optimasi dapat dilakukan agar produksi hidrokarbon dapat meningkat. Salah satunya adalah dengan metode injeksi air ke dalam reservoir. lnjeksi air berfungsi menjaga kestabilan tekanan reservoir dan menyapu remaining oil reserve yang masih tertinggal di dalam reservoir. Optimasi produksi di Lapangan X perlu dilakukan karena terjadi penurunan produksi minyak. Berbagai metode optimasi dapat dilakukan agar produksi hidrokarbon dapat meningkat. Salah satunya adalah dengan metode injeksi air ke dalam reservoir. lnjeksi air berfungsi menjaga kestabilan tekanan reservoir dan menyapu remaining oil reserve yang masih tertinggal di dalam reservoir. Dari hasil simulasi dengan menggunakan simulator Eclipse tersebut, maka optimasi produksi Lapangan X dapat dilakukan dengan melakukan injeksi air dengan pola direct line dengan jumlah sumur injeksi sebanyak 6 sumur selama 10 tahun. Sumur-sumur tersebut adalah 027, 022, 031, 012, 025, dan 028 yang berada di depan sumurĀ­ - sumur produksinya dan diperforasi pada zona yang sesuai dengan zona produksinya. Laju injeksi optimum untuk setiap sumur injeksi adalah sebesar 1000 STB/D dengan peningkatan recovery factor sebesar 1.58% dari kondisi tanpa dilakukan injeksi air.