Spin caloritronics merupakan sebuah pendekatan yang menjanjikan dalam pemanfaatan panas buangan dengan menggunakan material magnetik melalui mekanisme respons
transport longitudinal dan transversal. Dalam penelitian ini, dilakukan evaluasi menggunakan density functional theory (DFT) terhadap stabilitas struktur, struktur elektronik, sifat magnetik, serta respons transport spin caloritronics pada monolayer Fe3GaTe2 (FGaT). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa monolayer FGaT memiliki stabilitas dinamik dan kelayakan termodinamika yang baik, dengan keadaan dasar feromagnetik metalik yang didominasi oleh kontribusi keadaan atom Fe di sekitar tingkat Fermi. Analisis sifat magnetik mengindikasikan keberadaan perpendicular magnetic anisotropy (PMA) dan tatanan magnetik jarak pendek, dengan interaksi tukar antarlapisan sebagai kontribusi dominan. Effective spin Seebeck coefficient menunjukkan respons yang berubah seiring variasi potensial kimia dan mencapai nilai maksimum sebesar 19,81 ?V/K, yang mengindikasikan respons transport longitudinal dapat dikontrol melalui perubahan tingkat Fermi. Pengaruh spin-orbit coupling (SOC) pada monolayer FGaT menghasilkan Berry curvature hotspot di sekitar high-symmetry point K, yang berkontribusi terhadap anomalous Hall conductivity (AHC) negatif hingga ?122,94 S/cm dan memunculkan anomalous Nernst conductivity (ANC) positif sebesar 0,124 Am?1K?1 pada 300 K. Hasil ini menunjukkan bahwa monolayer FGaT memiliki potensi sebagai material kandidat untuk aplikasi spin caloritronics, melalui respons longitudinal yang dapat diatur oleh pergeseran potensial kimia dan respons transversal yang menjanjikan untuk pengembangan perangkat energy harvesting.
Perpustakaan Digital ITB