Batuk kronis merupakan beban kesehatan masyarakat global yang sering muncul sebagai manifestasi
peradangan saluran napas yang melibatkan tiga mekanisme saling terkait: pensinyalan inflamasi,
hipersensitivitas saraf pemicu batuk (tusif), dan hipersekresi mukus. Terapi yang tersedia saat ini
hanya menangani mekanisme-mekanisme tersebut secara parsial, sehingga diperlukan agen yang mampu
bekerja pada berbagai aspek kondisi tersebut secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi potensi konstituen oleoresin jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai agen
multitarget melalui penambatan molekuler dan simulasi dinamika molekuler. Ligan diperoleh dari
analisis kromatografi gas-spektrometri massa oleoresinjahe merah, sedangkan tiga protein target
dipilih dari RCSB Protein Data Bank yang mewakili aktivitas anti-inflamasi, antitusif, dan
ekspektoran, yaitu interleukin-I beta (IL-1?, ID PDB 6Y8I), soluble guanylyl cyclase (sGC, ID PDB
4NI2), dan reseptor N-metil-D-aspartat 3A (NMDAR3A, ID PDB 2RC7). Penambatan molekuler dilakukan
menggunakan PyRx dengan Algoritma Lamarckian Genetic, serta menggunakan donepezil,
ambroxol, dan dekstrometorfan sebagai kontrol positif. Validasi protokol melalui penambatan
ulang ligan alami menghasilkan nilai root mean square deviation (RMSD) masing-masing sebesar 1,846
A, 1,262 A, dan 0,375 A untuk 6Y8I, 4NI2, dan 2RC7; semuanya berada di bawah ambang batas 2 A. Tiga
senyawa secara konsisten menempati peringkat sepuluh besar dalam hal energi ikatan pada semua
target dan
diidentifikasi sebagai kandidat multitarget: beta eudesmol, alpha copaene, dan beta
funebrene; ketiganya memenuhi kriteria evaluasi ADMET. Beta eudesmol dipilih untuk simulasi
dinamika molekuler menggunakan GROMACS dengan medan gaya CHARMM36 dan model air TIP3P pada suhu 310
K selama 50 ns. Simulasi menunjukkan bahwa kompleks IL-1?–beta eudesmol tetap stabil dengan nilai
RMSD di bawah 0,4 nm dan mencapai kesetimbangan lebih cepat dibandingkan sistem IL-1? lainnya,
sedangkan stabilitas sistem NMDAR3A dan sGC tidak dapat ditentukan secara konklusif dan memerlukan
verifikasi lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa beta-eudesmol memiliki potensi sebagai
kandidat multitarget
Perpustakaan Digital ITB