Greeneration Indonesia (GI) adalah perusahaan sosial yang bertujuan untuk memberikan jawaban atas kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan ramah lingkungan konservasi upaya gaya hidup dan lingkungan di Indonesia. Terkait dengan kepedulian lingkungan, Gl berinovasi dengan menciptakan tas Bagoes, pengganti yang ramah lingkungan untuk kantong plastik. Namun, melihat kondisi perusahaan, lingkungan yang kompetitif merupakan tantangan nyata dari setiap perusahaan untuk bertahan dan mengembangkan usahanya berhasil. Tugas akhir ini mendefin isikan perumusan strategi dan perencanaan untuk Gl agar lebih kompetitif di industrinya.
Untuk penelitian, baik data primer dan sekunder telah digunakan untuk mengumpulkan informasi dan temuan melalui observasi, wawancara, FGD, dan pengumpulan data sekunde r. Penelitian deskriptif sangat bergantung pada wawancara mendalam dengan Dewan Direksi Gl, dan data keuangan dari Gl untuk panilaian EVA. Alat utama yang digunakan adalah Model Dasar Manajemen Strategis dan Balanced Scorecard (BSC). Strategi ini dipecah berdasarkan hirarki strategi.
Sebagai hasilnya, dapat disimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal Gl mempengaruhi bisnis dalam hal menentukan posisi perusahaan saat ini. Dari tabel EFAS dan IFAS, dan matriks SFAS, arah strategi perusahaan untuk Gl saat ini didefinisikan sebagai Strategi Pertumbuhan. Analisis value chain digunakan untuk mendefinisikan kegiatan bisnisnya dan dapat disimpulkan bahwa hubungan aktivitas didasarkan pada perencanaan keuangan 5 tahun yang ditetapkan sebagai tujuan perusahaan melalui penilaian EVA. Strategi bisnis didefinisikan melalui Strategi Generik Kompetitif Porter sebagai Fokus Diferensi asi. Strategi fungsional ditentukan melalui analisis BSC yang juga mencakup perencanaan strategis untuk GI. BSC diturunkan dari visi, misi perusahaan, dan strategi perus haan dan bisnis yang telah dirumuskan sebelumnya dalam rangka mencapai objektif keuangan pada tahun 2016, EVA (Rp 3,395,458,078), pendapatan (Rp 17,900,863,792), dan laba kotor (Rp 12,030,870,284). BSC mendefinisikan dan mengukur kinerja Perseroan berdasarkan 4 perspektif dari GI: Keuangan (Mencapai EVA Positif), Pelanggan (Meningkatkan Nilai Pelanggan dan Reputasi Perusahaan), Proses Bisnis Internal (Mencapai Keunggulan Operasional dan Kemampuan Rantai Nilai), dan Pembelaja ran Organisasi dan Pertumbuhan (Meningkatkan Kemampuan Sumber Daya Manusia dan Antusiasme). Hasilnya, strategi fungsional dan perencanaan strategis untuk masing-masing departemen disampaikan melalui manajemen kinerja, indikator kinerja, dan rencana aksi program yang sesuai. Strategi pemetaan disampaikan untuk menguji hubungan keterkaitan dan sebab-akibat dari perspektif masing-masing untuk mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan.
Kata Kunci: Manajemen Strategis, Penilaian EVA, Balanced Scorecard, Pemetaan Strategi
Perpustakaan Digital ITB