digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Efisiensi proses manajemen material sangat penting untuk mengurangi ketidaksesuaian pengiriman material yang berulang. Tesis ini menyelidiki strategi untuk meningkatkan manajemen material guna meningkatkan inefisiensi proses yang telah diidentifikasi. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Akar Penyebab (RCA) melalui Diagram Tulang Ikan (Ishikawa) untuk membuat rekomendasi yang secara langsung mengatasi akar penyebab. Pentingnya efisiensi proses dipaparkan, karena Staf Rantai Pasokan memiliki beban kerja yang tinggi, dan ketidaksesuaian pengiriman material dijelaskan, dengan merinci kasus-kasus ketidaksesuaian pengiriman yang berulang. Hal ini menunjukkan inefisiensi proses dalam manajemen material saat ini. Metrik pengadaan diukur dan dianalisis, pada 36 Pesanan Pembelian (PO) dan 158 pemasok aktif. Alur proses manajemen material saat ini dan tanggapan wawancara juga dianalisis. RCA kemudian dilakukan, mengkategorikan akar penyebab untuk diselaraskan dengan solusi yang diusulkan. Solusi yang diusulkan meliputi penguatan IC, pengembangan program pelatihan, penambahan tenaga kerja, sistem tender pemasok, dan evaluasi kinerja pemasok. Analisis biaya manfaat (CBA) dilakukan untuk membenarkan biaya, dengan mempertimbangkan perkiraan biaya tahunan untuk perbedaan pengiriman (IDR 230.666.250), biaya pengujian laboratorium (IDR 23.850.000), biaya tenaga kerja tambahan (IDR 130.000.000), dan jumlah rata-rata PO pupuk (90 PO). Rencana jangka waktu implementasi menciptakan struktur untuk implementasi rekomendasi, dan memastikan bahwa peningkatan manajemen material dapat dilaksanakan dalam jangka panjang.