digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 1 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 2 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 3 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 4 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 5 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 6 Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

PUSTAKA Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

LAMPIRAN Salman Aryadi
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

Kota Cimahi memiliki karakteristik sebagai kota industri dengan sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebagai sektor yang dominan. Di sisi lain, aktivitas industri TPT berpotensi menimbulkan tekanan terhadap lingkungan sehingga pengembangan industri perlu diarahkan pada penerapan prinsip industri ramah lingkungan untuk mendukung perwujudan Kota Cimahi sebagai pusat industri nonpolutif. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan industri ramah lingkungan pada industri TPT di Kota Cimahi. Penelitian menggunakan pendekatan rasionalistik dengan metode analisis deskriptif kualitatif melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara. Analisis dilakukan melalui tiga sasaran penelitian, yaitu identifikasi struktur industri Kota Cimahi, analisis kesenjangan antara kondisi eksisting dan kondisi ideal industri ramah lingkungan, serta perumusan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri TPT menjadi sektor yang dominan pada struktur industri Kota Cimahi dan memiliki rantai nilai yang relatif lengkap dari tahap hulu, antara, hingga hilir. Analisis kondisi eksisting menunjukkan bahwa penerapan industri ramah lingkungan pada industri sampel telah dilakukan pada berbagai tingkat kematangan, sedangkan analisis kondisi ideal berdasarkan dokumen perencanaan menunjukkan adanya arahan pengembangan yang mencakup seluruh tingkat kematangan industri ramah lingkungan. Perbandingan antara kondisi eksisting dan kondisi ideal menunjukkan adanya kesenjangan pada setiap tingkat kematangan yang berkaitan dengan komitmen lingkungan, aktivitas pengelolaan lingkungan, sistem pendukung, inovasi dan teknologi, serta kolaborasi dan keberlanjutan. Berdasarkan kesenjangan tersebut, diidentifikasi kebutuhan pengembangan yang dijadikan dasar dalam perumusan strategi pengembangan industri ramah lingkungan untuk mendukung transformasi industri TPT yang lebih berkelanjutan di Kota Cimahi.