Industri pengadaan pada saat ini mengalami perkembangan dikarenakan procurement process merupakan bagian yang sangat ketat hubungannya dengan berjalannya suatu proses bisnis dan bagaimana suatu perusahaan menentukan spendingnya. Perkembangan ini menimbulkan banyaknya kesempatan dan ketatnya persaingan antara pelaku industri satu dengan lainnya. CV Sarana Anugerah Sejati (SAS) salah satu perusahaan yang melihat peluang bisnis di bidang industri pengadaan. CV SAS saat ini memiliki bisnis yang sustain dengan buyer yang bonafit dan pendapatan yang meningkat setiap tahunnya serta memiliki 18 izin kerja pengadaan di berbagai industri. Akan tetapi saat ini CV SAS dihadapi dengan tantangan untuk mengembangkan bisnis dari sisi jumlah customer, hal ini dikarenakan CV SAS hanya memiliki satu customer existing, yang membuat CV SAS memiliki ketergantungan yang sangat besar dan tidak memiliki diversifikasi opsi atas kemungkinan buruk yang akan terjadi sehingga menyebabkan terganggu atau terhentinya kegiatan perusahaan. Industri pengadaan yang sangat dinamis dalam hal regulasi, perkembangan industri dan ekonomi serta digitalisasi membuat CV SAS harus melakukan akuisisi atas pelanggan baru. Strategi akuisisi pelanggan baru merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan oleh CV SAS pada saat ini. Penerapan strategi akuisisi pelanggan baru ini akan mendorong CV SAS untuk lebih memiliki diversifikasi pelanggan yang membuat CV SAS dapat memiliki daya tawar yang lebih tinggi, meningkatkan kesadaran merek( perusahaan), diversifikasi pendapatan dan pertumbuhan yang lebih stabil. Penerapan strategi akuisisi pelanggan oleh CV SAS didukung oleh analisis Segmentasi Bisnis, Perilaku Pembeli Bisnis, dan Proses Keputusan Pembeli Bisnis, yang berfungsi untuk memahami perilaku, proses, dan pola calon pelanggan dalam menentukan pilihannya. Analisis tersebut juga didukung melalui analisis dengan menggunakan alat strategis seperti SWOT, 5 Porter’s Forces, dan Value Proposition Canvas.
Perpustakaan Digital ITB