Minyak goreng bekas (MGB) merupakan limbah hasil proses penggorengan berulang yang kandungan asam lemak bebasnya (FFA) meningkat signifikan akibat hidrolisis trigliserida selama pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis stabiliser termal berbasis kalsium-seng (Ca/Zn) dari MGB sebagai alternatif bahan baku terbarukan untuk aplikasi stabilisasi polivinil klorida (PVC) dan mengevaluasi efektivitasnya secara termal. Stabiliser disintesis melalui dua tahap reaksi, yaitu saponifikasi MGB menggunakan NaOH dalam etanol untuk membentuk sabun natrium, dilanjutkan dengan reaksi metatesis menggunakan garam kalsium (CaCl2) dan seng (ZnSO4) untuk menghasilkan logam karboksilat Ca dan Zn. Karakterisasi produk dilakukan melalui uji proksimat, spektroskopi FTIR, dan analisis difraksi sinar-X (XRD) untuk memverifikasi keberhasilan sintesis. Efektivitas stabilisasi termal diuji secara statis melalui uji dehidroklorinasi (DHC) dan secara dinamis melalui uji two-roll mill pada suhu 180°C. Hasil uji proksimat menunjukkan komposisi yang sebanding dengan stabiliser berbasis stearat komersial. Karakterisasi FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus karboksilat logam (COO-), dan pola XRD sesuai dengan referensi logam karboksilat. Pada uji DHC, formulasi dengan dosis 5 phr menunjukkan waktu induksi terpanjang, mengindikasikan kesetimbangan kinetika optimum antara pembentukan dan netralisasi ZnCl2. Pada uji two-roll mill, formulasi dengan rasio Ca:Zn sekitar 4:1 dan penambahan costabilizer pentaeritritol (PE) dan dibenzoilmetan (DBM) menunjukkan ketahanan warna dan stabilitas termal terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MGB layak dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif yang berkelanjutan untuk sintesis stabiliser termal PVC berbasis Ca/Zn dengan efektivitas yang kompetitif terhadap stabiliser stearat komersial.
Perpustakaan Digital ITB