Sky Lancing Paragliding adalah satu-satunya operator paralayang tandem di
Lombok yang memiliki lisensi resmi dari Fédération Aéronautique Internationale
(FAI) dan Federasi Aerosport Indonesia (FASI). Bisnis ini beroperasi dari satu
lokasi terbang di Lancing Hill, yang menghadap angin tenggara dan hanya dapat
beroperasi dari April hingga November. Setiap Desember sampai Maret, angin
bergeser ke barat dan lokasi tutup total, menyebabkan potensi kehilangan
pendapatan sekitar 1,5 miliar rupiah per tahun. Penelitian ini menerapkan scenario
planning untuk mengembangkan arah pertumbuhan strategis yang jelas bagi Sky
Lancing Paragliding.
Data primer dikumpulkan melalui delapan wawancara mendalam semi-terstruktur
bersama staf internal, pelanggan, dan mitra agen perjalanan, didukung oleh
observasi langsung dan observasi partisipan di lokasi terbang, antara Januari dan
Maret 2026, menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif tunggal. Data sekunder
diperoleh dari Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat dan Badan Pusat Statistik.
Lingkungan bisnis dianalisis menggunakan PESTEL, Porter’s Five Forces, SWOT,
dan TOWS untuk mengidentifikasi driving forces dan ketidakpastian kritis.
Ketidakpastian dan skenario kemudian divalidasi melalui benchmarking dengan
bisnis paralayang tandem serupa di Turki, Nepal, India, Swiss, dan Bali.
Dua ketidakpastian kritis yang membentuk masa depan bisnis adalah pertumbuhan
permintaan wisata di Lombok dan variabilitas angin di Lancing Hill. Keduanya
membentuk matriks 2x2 dengan empat skenario yang plausibel: Soaring Solo,
Squeezed Skies, Steady Winds, dan Tough Headwinds. Masing-masing skenario
dilengkapi dengan narasi, opsi strategis, dan early warning signals untuk membantu
manajemen mendeteksi skenario mana yang mulai terwujud.
Analisis menunjukkan bahwa langkah pertumbuhan paling kuat adalah membuka
lokasi terbang kedua di zona angin yang berbeda. Hal ini didukung oleh empat
action lines lainnya: memperluas pool pilot berlisensi, menambah paket
penerbangan multi-day dan sunset, mempertahankan kepemimpinan dalam
keselamatan dan lisensi, serta membangun rutinitas pemantauan early warning
signals. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa penerapan praktis scenario
planning di sektor wisata petualangan Indonesia, sekaligus memberikan kompas
strategis bagi Sky Lancing Paragliding untuk tumbuh dengan percaya diri di tengah
ketidakpastian.
Perpustakaan Digital ITB