Marshaniswah Miladia Rahima [17222011]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Rumination cycle merupakan merupakan fenomena psikologis yang didefinisikan
sebagai proses pengulangan pikiran negatif secara berlebihan dan mendalam tanpa
menghasilkan solusi. Fenomena ini berkontribusi terhadap munculnya berbagai
gangguan psikologis, seperti stres, kecemasan, dan depresi, khususnya pada
individu yang mengalami peristiwa emosional signifikan, seperti kehilangan,
kegagalan, dan putus cinta. Meskipun banyak dikaji dalam bidang psikologi,
representasinya dalam karya seni, khususnya wearable art, masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan merepresentasikan rumination cycle melalui eksplorasi
teknik fabric manipulation pada wearable art sebagai media untuk meningkatkan
pemahaman dan kesadaran terhadap isu kesehatan mental.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksplorasi artistik
melalui studi literatur, observasi visual, eksperimen material, dan survei terhadap
36 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan hidup, kegagalan, dan
kehilangan merupakan pemicu utama rumination cycle. Kondisi tersebut secara
visual diasosiasikan dengan warna gelap, tekstur yang berat dan kasar, serta bentuk
yang tidak beraturan dan terfragmentasi. Kajian komparatif terhadap karya Rei
Kawakubo, Alexander McQueen, Nick Cave, dan Mella Jaarsma menjadi acuan
dalam pengembangan konsep visual, dengan kebaruan penelitian terletak pada
pemanfaatan teknik fabric manipulation untuk merepresentasikan fenomena
psikologis secara naratif. Hasil akhir penelitian berupa tiga karya wearable art yang
menggambarkan rumination cycle melalui eksplorasi bentuk, tekstur, dan material.
Penelitian ini menunjukkan bahwa wearable art tidak hanya berfungsi sebagai
karya busana, tetapi juga sebagai media reflektif yang mampu mengomunikasikan
isu kesehatan mental melalui pendekatan seni kriya kontemporer.
Perpustakaan Digital ITB