Penelitian mengenai adopsi kendaraan listrik umumnya berhenti pada proyeksi
pangsa pasar, sedangkan inventarisasi emisi umumnya berhenti pada estimasi kondisi
eksisting, sehingga pengaruh lintasan adopsi terhadap beban emisi kota jarang untuk diuji
secara langsung. Penelitian ini menghubungkan keduanya untuk studi kasus Kota Bandung.
Lintasan adopsi mobil penumpang listrik nasional dimodelkan dengan Bass Diffusion
Model yang memisahkan pengaruh inovasi (p) dan imitasi (q), diestimasi melalui Ordinary
Least Squares, Non-linear Least Squares, serta adaptasi Beck yang memasukkan biaya
kepemilikan dan insentif kendaraan listrik sebagai fungsi terhadap waktu. Lintasan tersebut
diturunkan menjadi komposisi armada Kota Bandung melalui distribusi umur kendaraan,
lalu dimasukkan ke U.S. EPA MOVES5 yang menghitung beban emisi dari laju emisi tiap
moda operasi kendaraan. Faktor emisi keluaran MOVES5 dikoreksi terhadap EMEP/EEA
dan dilengkapi emisi abrasi permukaan jalan, kemudian perubahan beban diuraikan
menjadi efek pertumbuhan aktivitas dengan perputaran armada dan efek elektrifikasi
murni.
Adaptasi Beck terpilih karena satu-satunya model yang bertahan sepanjang horizon studi,
dengan p sebesar 0,002604 dan q sebesar 0,7517 yang menunjukkan adopsi didorong
imitasi, pangsa pasar nasional jenuh pada fraksi 92,23% di tahun 2033, dan fraksi
kendaraan listrik Kota Bandung memuncak pada fraksi 84,78% di tahun 2052. Beban emisi
tahun dasar diperoleh sebesar 2.276.753,96 ton CO2 ekuivalen, dengan sepeda motor
menguasai CO dan THC, mobil penumpang menguasai CO2 ekuivalen dan SO2, serta bus
transit menguasai NOx. Pada tahun puncak, seluruh polutan turun dengan sebaran
penurunan yang cukup lebar, yaitu 55,0% pada CO hingga 6,4% pada PM10. Dekomposisi
efek penurunan menunjukkan penurunan CO dan THC ditentukan perputaran armada,
sedangkan CO2 ekuivalen, NOx, SO2, dan partikulat ditentukan elektrifikasi. Penurunan
emisi yang diestimasi dalam studi ini dianggap konservatif karena sepeda motor tidak dapat
dimodelkan sebagai kendaraan listrik dalam MOVES5 dan menjadi satu-satunya sumber
emisi residual yang tidak terpengaruh oleh tren elektrifikasi.
Kata kunci: Bass Diffusion Model, pangsa pasar kendaraan listrik, inventarisasi
emisi, MOVES5, Kota Bandung.
Perpustakaan Digital ITB