digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Furfural, salah satu turunan senyawa furan yang banyak digunakan sebagai pelarut dalam ekstraksi pelumas dari minyak bumi dihasilkan melalui dehidrasi pentosan dari sumber biomassa. Salah satu sumber yang kaya dengan kandungan pentosan adalah bonggol jagung. Destilasi terhadap campuran bonggol jagung dalam larutan H2SO4 10% dan NaCl dengan konsentrasi tinggi, dilanjutkan dengan ekstraksi pelarut menggunakan CH2Cl2 terhadap destilat dapat menghasilkan furfural. Bonggol jagung manis menghasilkan furfural sebanyak 3,00% sementara bonggol jagung tawar menghasilkan 4,57%. Penggunaan berbagai konsentrasi NaCl pada campuran yang didestilasi memberikan pengaruh terhadap besarnya rendemen furfural yang dihasilkan pada proses ini.