Caterpillar 777E merupakan salah satu alat angkut yang digunakan pada operasi pertambangan
dan membutuhkan penentuan waktu remanufacturing yang tepat agar umur pakai mesin dapat
dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan memprediksi umur pakai mesin
Caterpillar 777E berdasarkan data Vital Information Management System (VIMS) yang diolah
secara statistik menggunakan Gaussian copula. Data VIMS diintegrasikan dengan data
Component Change Out (CCO) dan equipment mapping, kemudian melalui proses
preprocessing, penentuan arah trendline, dan penetapan threshold berdasarkan kondisi
Scheduled dan Component Failed in Service (CFIS). Empat parameter Exhaust Gas
Temperature (EGT) dipilih sebagai parameter utama karena memiliki persentase
ketidaksesuaian arah trendline paling rendah. Proses Wiener nonlinear digunakan untuk
memodelkan perubahan kondisi terhadap waktu operasi, sedangkan Gaussian copula digunakan
untuk merepresentasikan dependensi antarparameter. Ketidakpastian model dianalisis
menggunakan 1000 iterasi bootstrap, sedangkan umur pakai ditentukan berdasarkan First
Passage Time terhadap threshold. Evaluasi terhadap 34 unit VIMS–CCO menghasilkan MAE
sebesar 157,09344 jam dan MAPE sebesar 0,62046%. Penerapan model pada unit non-CCO
menghasilkan rata-rata sebesar 29408,46 dan median sebesar 26923,95 jam dengan P25 sebesar
22606,55 jam dan P75 sebesar 40181,35 jam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa umur pakai
setiap unit dapat diperkirakan berdasarkan karakteristik kondisi operasionalnya.
Perpustakaan Digital ITB