digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Jovan Bagus Waskito
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Caterpillar 777E merupakan salah satu alat angkut yang digunakan pada operasi pertambangan dan membutuhkan penentuan waktu remanufacturing yang tepat agar umur pakai mesin dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan memprediksi umur pakai mesin Caterpillar 777E berdasarkan data Vital Information Management System (VIMS) yang diolah secara statistik menggunakan Gaussian copula. Data VIMS diintegrasikan dengan data Component Change Out (CCO) dan equipment mapping, kemudian melalui proses preprocessing, penentuan arah trendline, dan penetapan threshold berdasarkan kondisi Scheduled dan Component Failed in Service (CFIS). Empat parameter Exhaust Gas Temperature (EGT) dipilih sebagai parameter utama karena memiliki persentase ketidaksesuaian arah trendline paling rendah. Proses Wiener nonlinear digunakan untuk memodelkan perubahan kondisi terhadap waktu operasi, sedangkan Gaussian copula digunakan untuk merepresentasikan dependensi antarparameter. Ketidakpastian model dianalisis menggunakan 1000 iterasi bootstrap, sedangkan umur pakai ditentukan berdasarkan First Passage Time terhadap threshold. Evaluasi terhadap 34 unit VIMS–CCO menghasilkan MAE sebesar 157,09344 jam dan MAPE sebesar 0,62046%. Penerapan model pada unit non-CCO menghasilkan rata-rata sebesar 29408,46 dan median sebesar 26923,95 jam dengan P25 sebesar 22606,55 jam dan P75 sebesar 40181,35 jam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa umur pakai setiap unit dapat diperkirakan berdasarkan karakteristik kondisi operasionalnya.