digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Vemas Dwi Saputra
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Aktivitas peledakan pada tambang emas cut and fill menghasilkan gas beracun seperti karbon monoksida (CO) yang membahayakan pekerja, sehingga penentuan re-entry time menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi re-entry time pasca peledakan menggunakan dua metode, yaitu Multiple Regression Analysis (MRA) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS), berdasarkan parameter volume gas CO, luas penampang terowongan, kecepatan udara, dan rasio panjang terhadap diameter hidrolik. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat parameter tersebut berpengaruh signifikan terhadap proses difusi gas. Model prediktor ANFIS terbukti jauh lebih presisi dibandingkan MRA dengan nilai RMSE sebesar 0.25 jam (~15 menit) berbanding 0.62 jam (~37 menit), serta VAF mencapai 95.56% berbanding 82.84%. Kesimpulannya, metode ANFIS sangat efektif digunakan sebagai prediktor re-entry time untuk mendukung keselamatan kerja serta efisiensi operasional di tambang bawah tanah.