Prediksi pergerakan harga saham merupakan permasalahan yang kompleks karena dipengaruhi
oleh berbagai faktor, termasuk sentimen publik yang tersebar di media sosial.
Penelitian ini mengusulkan model StockSentimentModel berbasis Heterogeneous Graph
Neural Network (HeteroGNN) dan LSTM untuk memprediksi arah pergerakan harga saham
dengan memanfaatkan data sentimen dari platform X. Data post dikumpulkan melalui
API resmi platform X dalam rentang waktu dua tahun dan direpresentasikan sebagai graf
heterogen dengan relasi antar pengguna dan konteks percakapan dimodelkan secara eksplisit
melalui mekanisme message passing. Model yang diusulkan dibandingkan dengan
dua model komparasi, yaitu TweetAgg yang menggunakan agregasi rata-rata vektor post
tanpa struktur graf, dan StockOnly yang hanya mengandalkan fitur teknikal harga saham.
Evaluasi dilakukan pada dua saham, yaitu BBCA dan GOTO, menggunakan pendekatan
single temporal split dengan data uji mulai Oktober 2025, dengan seluruh angka performa
dirata-ratakan lintas 5 seed pelatihan untuk memastikan ketangguhan hasil terhadap variasi
inisialisasi bobot acak. Pada saham BBCA, HeteroGNN mencatatkan rerata Macro F1
tertinggi (0,2969±0,0320), mengungguli TweetAgg sebesar +9,4% relatif, namun selisihnya
dengan StockOnly (0,2950±0,0519) sangat kecil sehingga kedua model tidak dapat dibedakan
secara statistik. Pada saham GOTO, StockOnly mencapai rerata Macro F1 terbaik
(0,4153 ± 0,0351), mengungguli HeteroGNN (0,3082 ± 0,0267) sebesar +34,7% relatif
secara tangguh pada seluruh 5 seed yang diuji, sementara HeteroGNN tetap mengungguli
TweetAgg (0,2832 ± 0,0173) sebesar +8,8% relatif. Hasil ini menunjukkan bahwa pemodelan
struktur relasional graf secara konsisten memberikan nilai tambah dibandingkan
agregasi teks sederhana pada kedua saham, sementara efektivitasnya dibandingkan sinyal
harga murni bergantung pada karakteristik saham: pada GOTO, StockOnly unggul secara
tangguh, sedangkan pada BBCA keunggulan HeteroGNN atas StockOnly tidak dapat
dianggap sebagai temuan yang terkonfirmasi.
Perpustakaan Digital ITB