digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Matthew W.S. Pasoreh
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Dalam beberapa dekade terakhir, konsep fasa geometri yang berkaitan dengan kurvatur Berry menjadi salah satu landasan penting dalam memahami berbagai fenomena trans- port elektronik pada sistem kuantum, khususnya pada material dengan sifat topologi. Berasal dari struktur geometri fungsi gelombang di ruang parameter dan bertanggu- ngjawab atas munculnya fenomena arus transversal seperti pada efek Hall dan Nernst anomali. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis perumusan kurvatur Ber- ry serta pengaruhnya terhadap konduktivitas Hall dan termoelektrik transversal pada model sistem dua pita dengan kopling spin-orbit Rashba dan medan pertukaran. Di- mulai dari persamaan Schrödinger pada keberadaan gangguan medan eksternal dengan aproksimasi adiabatik untuk memperoleh kurvatur Berry. Konduktivitas Hall dan ter- moelektrik dihitung menggunakan pendekatan Kubo dengan mendefinisikan arus panas dan elektrik. Diperoleh konduktivitas Hall yang terkuantisasi pada temperatur nol mut- lak dengan bilangan Chern half-integer dan diperoleh bentuk mirip plato untuk kon- duktivitas termoelektrik pada daerah celah pita energi, serta melemahnya respons Hall pada suhu tinggi akibat efek perataan distribusi Fermi dan berkurangnya magnetisasi. Sementara konduktivitas termoelektrik berbanding lurus dengan temperatur sesuai re- lasi Mott. Selain itu didapat pula relasi Mott tetap terjaga dan rasio Konduktivitas Hall dan termoelektrik berada di antara kB/e dan kB/5e.