digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Jane Setiawan [27125061]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Pesatnya pertumbuhan industri kafe adaptive reuse di Kota Bandung menuntut pemahaman mendalam mengenai pengalaman ruang pengunjung dalam konteks bangunan cagar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi visual elemen interior khususnya material, warna, dan pencahayaan dan nilai afeksi positifnya (pleasure dan arousal) pengunjung di Rooftop Coffee 1896. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods desain konvergen paralel yang berlandaskan kerangka teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Data kuantitatif dikumpulkan dari 100 responden melalui survei Semantic Differential, sementara data kualitatif diperoleh dari observasi dan wawancara mendalam terhadap 17 informan. Hasil analisis regresi linear berganda membuktikan bahwa ketiga elemen visual secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pleasure maupun arousal. Secara parsial, pencahayaan terbukti menjadi satu-satunya prediktor dominan pada kedua dimensi afeksi tersebut, yang juga dikonfirmasi oleh temuan kualitatif. Kesimpulan utamanya adalah afeksi positif pengunjung terhadap bangunan ini dapat tercipta melalui sinergi ketiga elemen visual tersebut, dengan pencahayaan bertindak sebagai katalisator yang mengaktifkan potensi visual dari material dan warna dalam ruang. Temuan ini memberikan parameter rekomendasi desain bagi pengelola cagar budaya untuk memprioritaskan strategi pencahayaan saat mengoptimalkan intervensi interior.