digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kawasan Kelapa Gading merupakan wilayah dataran rendah di Jakarta Utara yang secara hidrologis memiliki kerentanan tinggi terhadap risiko banjir akibat akumulasi limpasan permukaan dan pengaruh pasang surut air laut. Penelitian ini difokuskan di Daerah Aliran Sungai Kali Sunter yang telah terintersepsi oleh Banjir Kanal Timur dengan luas wilayah tinjauan sebesar 39,302 km². Dominasi tata guna lahan berupa permukiman padat mencapai 98,62% dengan nilai Curve Number komposit sebesar 82,15, persentase area kedap air rata-rata 29,82%, serta nilai abstraksi awal yang rendah sebesar 11,78 mm. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan rangkaian data curah hujan harian dari Stasiun Meteorologi Kemayoran dan Halim Perdana Kusuma. Kondisi hidraulika di muara Kali Sunter dipengaruhi secara signifikan oleh dinamika pasang surut air laut di mana hasil analisis menunjukkan elevasi Highest High Water Level (HHWL) mencapai +0,643 m. Hasil simulasi hidraulika melalui pemodelan 2D HEC-RAS pada kondisi eksisting mengonfirmasi terjadinya fenomena backwater yang menghambat aliran menuju laut saat kondisi pasang. Sebagai upaya mitigasi, direncanakan solusi teknis yang meliputi pembangunan waduk tampungan, pengerukan sedimen, penanggulan di sepanjang bantaran, serta evaluasi pola operasi pada stasiun-stasiun rumah pompa eksisting