digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Rehan Al Baasiq
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Daerah DAS Asam, Kota Jambi merupakan kawasan padat penduduk yang memiliki kesibukan dalam berbagai sektor. Namun, wilayah ini sering mengalami permasalahan banjir akibat luapan sungai yang menghambat aktivitas masyarakat dan menyebabkan kerugian secara fisik maupun material. Kapasitas Sungai Asam dan pompa eksisting (15 m³/s) tidak mampu menampung debit banjir rencana (Q20), sehingga menghasilkan luas daerah genangan hingga 167,49 Ha. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi yang dapat mereduksi luapan Sungai Asam menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Dengan menggunakan pemodelan 2D dilakukan solusi penanggulangan banjir berupa normalisasi sungai, pembuatan tanggul Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP), dan peningkatan kapasitas stasiun pompa dari 15 m³/s menjadi 150 m³/s. Luas daerah genangan yang dapat tereduksi dengan ketiga solusi tersebut secara berturut-turut adalah 81,75%, 100%, dan 73,62% (pada kondisi pompa). Pemilihan solusi ditinjau melalui perbandingan antara kerugian akibat banjir dan biaya infrastruktur, sehingga diperoleh normalisasi sungai sebagai solusi optimal dengan biaya Rp39,4 miliar dan kombinasi normalisasi, tanggul, serta peningkatan kapasitas pompa sebagai solusi ultimate dengan biaya Rp173,2 miliar. Hal tersebut didukung dengan perencanaan stabilitas struktur, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Operasi Pemeliharaan (OP).