Peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia mendorong pengembangan sumber energi terbarukan. Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan PLTM. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun desain PLTM pada Bendungan Bener yang memenuhi aspek teknis dan ekonomis. Analisis dilakukan melalui pengolahan data hidrologi, meliputi analisis curah hujan, debit banjir rencana, dan debit andalan. Selanjutnya dilakukan perencanaan komponen utama PLTM yang meliputi pipa pesat (penstock), surge tank, rumah pembangkit (powerhouse), saluran pembuang (tailrace), serta pemilihan jenis. Selain itu, dilakukan analisis hidraulik, penyusunan rencana operasi dan pemeliharaan, estimasi biaya konstruksi, serta analisis kelayakan ekonomi proyek. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa PLTM Bendungan Bener dapat memanfaatkan tiga unit turbin Francis dengan kapasitas operasi rata-rata sebesar 5,55 MW. Total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp142.902.263.433,26. Analisis ekonomi menghasilkan nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 11,91%, Net Present Value (NPV) sebesar Rp14.363.371.516,25, Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,10, dan Payback Period (PBP) selama 8,92 tahun. Berdasarkan hasil tersebut, proyek PLTM Bendungan Bener dinilai layak untuk dilaksanakan baik dari aspek teknis maupun ekonomi.
Perpustakaan Digital ITB