Abstrak - Carissa Febriana
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Perencanaan jaringan irigasi teknis pada Daerah Irigasi Laiba di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi pada lahan pertanian serta mendukung pengembangan kawasan pertanian yang lebih produktif. Perencanaan ini bertujuan untuk merancang sistem jaringan irigasi teknis yang mampu menyediakan, mengatur, dan mendistribusikan air irigasi secara efektif sesuai dengan kebutuhan daerah layanan. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk menentukan ketersediaan air dan debit banjir rencana, analisis kebutuhan air irigasi, perencanaan bangunan utama dan jaringan irigasi, penyusunan rencana operasi dan pemeliharaan (OP), serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh luas layanan irigasi sebesar 582.66 ha dengan pola tanam padi–padi–jagung yang dibagi menjadi tiga golongan tanam, masing-masing dimulai pada periode Desember II, Januari II, dan Februari II, sehingga distribusi air dapat dilakukan secara lebih optimal. Kebutuhan air irigasi maksimum yang harus dipenuhi sebesar 0.79 m³/s. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, direncanakan bendung tetap setinggi 1.75 m yang mampu melimpaskan debit banjir rencana periode ulang 100 tahun sebesar 206.09 m³/s. Bendung dilengkapi dengan bangunan pengambilan, bangunan pembilas, kantong lumpur, saluran transisi, dan saluran peralihan sebagai sistem pengambilan, pengendalian, dan penyaluran air menuju jaringan irigasi. Kantong lumpur direncanakan memiliki panjang 76 m, volume tampungan 96.01 m³, serta periode pembilasan setiap 7 hari untuk menjaga efisiensi pengoperasian. Air kemudian dialirkan melalui 7 ruas saluran primer dengan panjang total 7,839.43 m, serta didukung oleh 10 ruas saluran pembuang, 6 bangunan gorong-gorong, dan 1 bangunan talang sebagai bangunan pelengkap. Berdasarkan hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), kebutuhan biaya pembangunan jaringan irigasi teknis D.I Laiba diperkirakan sebesar Rp21,577,000,000. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa jaringan irigasi teknis yang direncanakan mampu memenuhi kebutuhan air irigasi pada luas layanan yang telah ditetapkan melalui sistem jaringan irigasi yang didukung oleh bangunan utama, jaringan saluran, serta bangunan pelengkap yang memadai.
Perpustakaan Digital ITB