digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Cover Fahrudin Arif 15101048
Terbatas  Dedi Rosadi
» Gedung UPT Perpustakaan







Salah satu tujuan ilmu geodesi adalah menentukan bentuk dan ukuran bumi serta medan gayaberatnya yang juga dapat digunakan untuk menentukan bentuk dan ukuran bumi. Geoid sebagai salah satu model pendekatan bentuk bumi, dapat pula digunakan sebagai bidang referensi tinggi. Perkembangan teknologi satelit telah memberikan pemahaman baru dari fenomenafenomena yang terjadi di bumi. Satelit altimetri sebagai salah satunya dapat dimanfaatkan untuk mempelajari fenomena-fenomena alam khususnya yang terjadi di laut. Sea Surface Topography (SST) merupakan salah satu produk satelit altimetri yang dapat digunakan untuk pemanfaatan tersebut, namun dalam pengolahannya SST membutuhkan model geoid yang akurat sebagai referensi tinggi. Salah satu model geoid yang biasa digunakan adalah EGM96, akan tetapi kualitas EGM96 masih belum memenuhi keakurasian yang dibutuhkan SST terutama di perairan dangkal, selat dan lautan tertutup. Oleh karena EGM96 belum memenuhi tingkat keakuratan yang diperlukan SST maka para oceanografer menggunakan Mean Sea Surface (MSS) sebagai referensi tingginya. Permukaan ini mampu memberikan informasi perubahaan SST terhadap waktu. Namun MSS tidak dapat memberikan informasi mengenai medan gayaberat karena MSS bukan merupakan bidang ekuipotensial gayaberat. Model geoid GGM02S yang diperoleh dari pengamatan misi satelit gayaberat GRACE mampu memberikan informasi geoid yang memiliki keakuratan tinggi pada sinyal gelombang panjang. Model geoid ini dapat memberikan nilai SST dengan tingkat keakuratan yang lebih baik.