Enzim superoksida dismutase (SOD) merupakan enzim antioksidan yang berperan penting dalam
menjaga homeostasis tubuh melalui regulasi keseimbangan kadar reactive oxygen species (ROS).
Peningkatan kadar ROS secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang dapat
menghambat proses penyembuhan luka. Berbagai jenis SOD ditemukan memiliki aktivitas yang
berbeda-beda dalam kondisi yang diakibatkan oleh stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan aktivitas dua jenis protein SOD, yaitu MnSOD dan Cu/ZnSOD, yang telah dirancang
sebelumnya oleh Laboratorium Bioteknologi Farmasi ITB sebagai kandidat agen dalam
mempercepat penyembuhan luka secara in vitro menggunakan metode scratch assay pada sel
fibroblas 3T3. Sebelum dilakukan pengujian aktivitas penyembuhan luka, kedua protein terlebih
dahulu diuji aktivitas antioksidannya secara kuantitatif menggunakan metode kolorimetri nitro blue
tetrazolium (NBT) assay. Hasil scratch assay menunjukkan bahwa persentase penutupan luka
tertinggi diperoleh pada perlakuan MnSOD selama 24 jam, yaitu sebesar 44,119%. Meskipun
MnSOD menunjukkan persentase penutupan luka tertinggi, perbedaan aktivitas penyembuhan luka
antara MnSOD dan Cu/ZnSOD tidak signifikan secara statistik.
Perpustakaan Digital ITB