digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Candi borobudur adalah warisan budaya indonesia yang sudah diakui UNESCO pada tahun 1991. Objek yang ada pada candi borobudur harus dimodelkan secara tepat agar tidak menghilangkan informasi apapun didalamnya. Fotogrametri rentang dekat (FRD) dan Terrstial laser scanner (TLS) adalah metode permodelan 3D untuk pembuatan model dengan tingkat akurasi yang tinggi. Namun, kedua model yang dihasilkan akan memiliki perbedaan baik dalam akurasi, presisi, penyebaran, kerapatan dan ukuran point cloud yang dihasilkan. Model yang dihasilkan akan dibandingkan untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode. FRD memanfaatkan pertampalan foto untuk pembentukan objek ke dalam bentuk 3D. Foto-foto tersebut akan melalui beberapa tahap seperti alignment dan depth recontruction untuk membentuk dense point cloud dari foto. Sedangkan TLS memindai objek secara langsung dan menghasilkan dense point cloud tanpa harus melalui proses-proses seperti FRD. Model yang akan dibandingkan harus berada dalam sistem koordinat dan orientasi yang sama. Akurasi dalam model yang dihasilakan FRD sangat dipengaruhi oleh jumlah dan pertampalan dari foto, sedangkan laser scanner dipengaruhi oleh alat dan posisi peletakan alat terhadap objek yang akan dipindai.