digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Lingkungan perkotaan dengan kepadatan tinggi, kebisingan, dan ritme hidup yang cepat dapat memicu urban stress dan menurunkan kualitas hidup masyarakat urban. Kebutuhan akan medium ruang yang mendukung pemulihan semakin relevan seiring berkembangnya wisata kesehatan, yang menuntut pengalaman ruang tidak hanya rekreatif tetapi juga terarah. Tugas Akhir ini mengusulkan perancangan interior wellness resort di Kepulauan Seribu sebagai sarana restorasi psikologis bagi masyarakat urban Jakarta. Tujuan perancangan adalah membentuk pengalaman ruang yang memandu pengguna dari kondisi tegang menuju tenang dan pulih melalui rangkaian fasilitas wellness yang terintegrasi. Metode perancangan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, studi pembanding, analisis tapak dan karakter pengguna, serta sintesis program ruang dan kriteria perancangan. Konsep “Stillness Between Tides” menerjemahkan ritme pasang–surut sebagai urutan pengalaman ruang. Pendekatan salutogenic diterapkan dengan mengoperasionalkan Sense of Coherence melalui keterbacaan sirkulasi dan wayfinding, kontrol pengguna terhadap privasi serta tingkat stimulus, dan pengalaman bermakna melalui keterhubungan dengan elemen alam. Implementasi desain diwujudkan melalui strategi pencahayaan dan penghawaan alami, pemilihan material alami yang sesuai iklim pesisir, pengendalian akustik, serta pemisahan alur servis. Rancangan ini diharapkan menjadi model lingkungan interior yang berperan sebagai medium dalam mendukung pencapaian well-being, kebugaran, dan kebiasaan hidup sehat.