Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan akses anak sekolah
terhadap pangan bergizi dan aman, namun implementasinya diwarnai kasus
keracunan makanan yang mengindikasikan lemahnya deteksi awal kelayakan
makanan di sekolah. Guru sebagai Person in Charge (PIC) MBG berperan sebagai
garda terakhir penentu kelayakan makanan, namun keputusan yang diambil masih
bergantung pada insting tanpa instrumen objektif, sementara kesiapan adopsi
teknologi mobile pada guru belum dimanfaatkan secara sistematis sebagai alat
bantu identifikasi. Penelitian ini bertujuan menyusun database indikator kelayakan
makanan dan merancang UI/UX aplikasi mobile pendamping deteksi awal pada
Program MBG. Pendekatan yang digunakan adalah Practice-Based Research
dipadukan kerangka Design Thinking melalui tahap Empathize, Define, Ideate,
Prototype, dan Test, dengan data dari observasi lapangan, wawancara Guru PIC,
Kepala Dapur (SPPI), dan dokter gizi klinis, menghasilkan konsep aplikasi
MBGuard dengan empat fitur, yaitu Deteksi Kelayakan Hybrid Berbasis AI,
Panduan Kelayakan, Riwayat, dan Lapor SPPG dalam bentuk high-fidelity
prototype, yang dievaluasi melalui System Usability Scale (SUS) terhadap 10 Guru
PIC. Hasil penelitian yaitu menghasilkan rumusan database parameter visual,
aroma, tekstur, rasa, dan batas waktu tunggu penyajian, dengan deteksi hybrid AI
dan validasi pancaindra diposisikan sebagai pendamping keputusan, bukan
pengganti penilaian manusia. Prototype ini memperoleh skor SUS rata-rata 79 dari
skala 100, kategori acceptable dengan predikat good pada grade B. Kebaruan
penelitian terletak pada integrasi deteksi hybrid yaitu validasi sensorik manusia dan
analisa AI bagi pengguna non-ahli pada distribusi pangan berskala besar, didukung
database parameter yang divalidasi triangulatif dari pengguna lapangan, pelaksana
dapur, dan keilmuan gizi klinis. Penelitian ini memberikan sumbangan teoretis
berupa usulan untuk menghasilkan tampilan aplikasi mobile untuk deteksi awal
makanan layak konsumsi dan mengakomodasi bagaimana orang non-ahli
melakukan deteksi awal dengan baik.
Perpustakaan Digital ITB