COVER Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN Wahyu Putra Almaya
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Industri budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Indonesia didominasi
oleh tambak tradisional-plus, namun rentan terhadap rendahnya tingkat
kelangsungan hidup akibat lemahnya manajemen kualitas air. PT Qimtronics
beralih dari model penjualan perangkat ke layanan pemantauan berbasis
langganan, yang menuntut alat portabel mampu beroperasi mandiri di area minim
sinyal serta menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan asal lokasi dan
waktunya. Subsistem yang dikembangkan diwujudkan dalam bentuk tiga probe
pada ujung tangkai, rangkaian pengondisi sinyal, pengubah analog-ke-digital,
pengubah tegangan naik, dan modul pengirim-penerima yang menyatu dengan
VIMO, serta diuji melalui pengujian kalibrasi, akurasi, oversampling, stabilisasi,
akurasi posisi, dan kestabilan kalibrasi 14 hari.
Hasil pengujian menunjukkan subsistem memenuhi spesifikasi di dalam rentang
operasi tambak. Keempat kanal sensor terbukti sangat linear (R² 0,955–0,999),
perata-rataan sampel menekan derau hingga 58%, dan seluruh parameter
mencapai kestabilan dalam kurang dari dua menit. Subsistem penandaan lokasi
menghasilkan galat posisi rata-rata 15,53 meter, memenuhi spesifikasi di bawah
30 meter, sementara simulasi Monte Carlo memvalidasi efektivitas perata-rataan
tiga titik dengan keberhasilan 98,8%. Dengan demikian, subsistem pengukuran
dan penandaan lokasi telah memenuhi tujuan perancangannya dan layak menjadi
dasar bagi layanan data TambaQ.
Perpustakaan Digital ITB