ABSTRAK _ Daniel Christopher Tjoe
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB I
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab II
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab III
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Beberapa tahun terakhir, animo masyarakat Indonesia untuk menggunakan sumber energi terbarukan semakin meningkat. Hal tersebut tercerminkan pada peningkatan instalasi PLTS atap sebagai pemasok energi listrik rumahan di Indonesia. Namun Indonesia tidak memiliki skema pasar energi listrik yang mendukung penggunaan PLTS atap. Salah satu cara untuk memaksimalkan insentif bagi pengguna PLTS rumah adalah dengan skema peer-to-peer energy trading (P2PET). Centralized P2PET memiliki skalabilitas yang tidak terlalu baik, namun sistem tersebut memberikan trading coordinator kontrol atas pasar untuk mencegah terjadinya perubahan drastis pada pasar energi listrik. Simulasi untuk centralized P2PET dirancang pada penelitian ini menggunakan MATLAB. Algoritma double auction digunakan untuk menjalankan trading dan penentuan harga. Simulasi dilakukan dengan skenario (1) data real gedung di ITB, (2) data real terseleksi, dan (3) data dummy berbasis dataset online. Perilaku sistem dan algoritma double auction terobservasi. Data hasil simulasi digunakan untuk meninjau potensi penghematan biaya listrik serta pemanfaatan energi terbarukan. Didapati bahwa sistem P2PET dapat menghasilkan penghematan kolektif suatu komunitas peer sebesar 20,3%. Pengoptimalan parameter ‘discount’ memberikan hasil pemanfaatan energi terbarukan sebesar 89,3% dan mean harga jualbeli sebesar Rp 1.517,94/kWh, dengan nilai ‘discount’ sebesar 14%.
Kata kunci: centralized, double auction, energy trading, peer-to-peer, PLTS atap?
Perpustakaan Digital ITB