digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Gerald T A Manurung
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Pertumbuhan penduduk Provinsi Jawa Barat yang mencapai 1,83% per tahun mendorong peningkatan kebutuhan energi listrik yang signifikan, sementara Indonesia berkomitmen memenuhi target bauran energi terbarukan sebesar 51,6% pada 2030 berdasarkan RUPTL PLN 2021–2030. Curug Cinulang di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang terletak pada elevasi 815–1.099 m dpl dengan populasi sekitar 121.813 jiwa, memiliki potensi hidrologis yang belum dimanfaatkan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Penelitian ini bertujuan merancang komponen sipil PLTMH yang memenuhi standar teknis serta layak secara ekonomi. Metodologi yang diterapkan meliputi analisis hidrologi menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III dan metode F.J. Mock untuk mendapatkan debit banjir rencana dan debit andalan, perancangan komponen bangunan sipil (bendung, intake, kantong lumpur, saluran pembawa, kolam penenang, pipa pesat, saluran pembuang), serta analisis kelayakan ekonomi menggunakan parameter NPV, IRR, BCR, dan payback period. Tiga alternatif skema tata letak dievaluasi secara teknis dan ekonomis. Hasil analisis hidrologi menghasilkan debit banjir rencana Q??? sebesar 49,98 m³/s dan debit andalan Q?? sebesar 0,281 m³/s. Skema 1 dipilih sebagai skema terpilih dengan head efektif 17,74 m, menghasilkan daya sebesar 37,69 kW dan produksi energi tahunan 231.085 kWh. Bendung direncanakan dengan lebar efektif 21,6 m dan terbukti aman terhadap geser dan guling pada kondisi normal maupun banjir. Turbin terpilih adalah tipe Cross-Flow dengan efisiensi 77%. Biaya konstruksi Skema 1 sebesar Rp1.731.424.144,07 dengan net cashflow Rp277.799.075,21 per tahun, menghasilkan NPV positif sebesar Rp480.781.042,55, IRR 15,08%, BCR 1,28, dan payback period 6,23 tahun, sehingga proyek dinyatakan layak secara ekonomi.