digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini membahas perancangan on-site interactive media di Zona 4 Museum Wayang yang berfokus pada penyampaian “Kisah Ramayana” kepada anak-anak. Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara, diorama dinilai menarik dari segi visual, terutama pada detail dan bentuk wayang, namun belum sepenuhnya mampu mempertahankan minat anak dalam waktu lama. Sebagian besar anak menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap media interaktif seperti layar sentuh, animasi, audio, dan elemen permainan sederhana karena dinilai lebih seru, mudah dipahami, serta sesuai dengan kebiasaan anak dalam mengakses informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa interaktivitas dan penyajian multimedia berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan, pemahaman, serta pengalaman belajar anak di lingkungan museum. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan desain komunikasi visual yang menggabungkan narasi, interaksi, dan pengalaman pengguna sebagai strategi edukatif dalam pengembangan media interaktif museum.