Abstrak
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Bank X menghadapi tantangan tingginya rasio Non-Performing Loan (NPL) yang mencapai
12,67% per Desember 2025, melampaui batas sehat OJK sebesar 5%. Tingginya kredit
macet ini berisiko menurunkan profitabilitas dan menambah beban pencadangan bank.
Penelitian ini bertujuan merancang model prediktif kolektibilitas nasabah menggunakan
teknik data mining serta mengembangkan prototype aplikasi untuk identifikasi dini rekening
berisiko tinggi secara proaktif.
Metodologi yang digunakan adalah CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data
Mining). Penelitian membandingkan lima algoritma klasifikasi, yaitu Decision Tree,
Logistic Regression, Random Forest, Support Vector Machine, dan Extreme Gradient
Boosting (XGBoost). Penelitian dilakukan menggunakan dataset 1.181 kontrak kredit di
Bank X periode 2021-2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma XGBoost memberikan performa terbaik
dengan akurasi sebesar 85,87%. Variabel seperti kode fasilitas, sisa pokok pinjaman, saldo
rekening, dan suku bunga efektif teridentifikasi sebagai prediktor terkuat. Model ini
diimplementasikan ke dalam prototype sistem yang dilengkapi fitur prediksi massal dan
dashboard analitik. Dengan sistem ini, Bank X dapat melakukan intervensi lebih awal dan
mengoptimalkan strategi manajemen risiko kredit untuk menekan angka NPL secara efektif.
Perpustakaan Digital ITB