E-service merupakan bentuk layanan yang muncul karena adanya perkembangan
teknologi yang berkelanjutan. E-service memanfaatkan internet sebagai sarana
untuk berinteraksi dan menyampaikan layanan kepada pengguna. Pemanfaatan
internet ini mengakibatkan semakin tingginya tuntutan pengguna terhadap penyedia
e-service. Penyedia e-service dituntut untuk dapat memberikan e-service
berkualitas tinggi dan memastikan pengguna akan mendapatkan pengalaman
terbaik saat menggunakan e-service. Hal ini mendorong banyaknya penelitian yang
membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas e-service. Penelitianpenelitian
yang telah dilakukan memandang faktor-faktor tersebut sebagai sesuatu
yang bersifat satu dimensi. Kenyataannya, tidak semua faktor berdampak linier bagi
kualitas e-service sehingga peningkatan nilai suatu faktor tidak selalu menghasilkan
peningkatan kualitas e-service. Penelitian ini memanfaatkan metode Kano untuk
memetakan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas e-service. Model
Kano menawarkan sudut pandang yang berbeda dalam melihat kualitas e-service.
Banyak penelitian meyakini bahwa model Kano dapat menangkap keinginan
pengguna dengan lebih baik. Penelitian ini menghasillkan sebuah model
pengukuran kualitas e-service. Model ini diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi
penyedia layanan untuk mengukur kualitas layanan saat ini dan menjadi panduan
mengembangkan e-service sehingga diperoleh e-service dengan kualitas yang lebih
baik.
Perpustakaan Digital ITB