Kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Namun,
berdasarkan survey Kementrian Kesehatan pada 2025, sebanyak 50,5 juta orang
yang telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan tingginya
proporsi kurang aktivitas fisik pada orang dewasa, yakni 95,8 persen. Isu ini dapat
mengakibatkan dampak negatif dalam jangka panjang, seperti obesitas,
peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, gangguan tumbuh kembang anak, dan
lain-lain. Sebagai solusi jangka panjang dari isu tersebut, diperlukan adanya
perancangan fasilitas kesehatan untuk keluarga yang terintegrasi sebagai
pendukung pola hidup sehat.
Perancangan “Kula” Family Wellness Centre merupakan fasilitas yang mampu
menjadi solusi dari isu tersebut melalui penyediaan berbagai fasilitas yang
menunjang pola hidup sehat secara keseluruhan, dimulai dari kegiatan fisik
hingga pemenuhan nutrisi. Dalam perancangan fasilitas ini, digunakan pendekatan
desain biofilik yang mampu memberikan dampak positif terhadap kesehatan
pengguna ruangnya sebagai. Berdasarkan pendekatan tersebut dihasilkan suatu
rancangan ruang publik yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam
memahami serta menerapkan pola hidup sehat yang berkelanjutan dalam lingkup
keluarga.
Perpustakaan Digital ITB