Air merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan manusia untuk menjaga
kesegaran dan kebugaran jasmani. Meskipun sebagian besar tubuh manusia tersusun
dalam bentuk cairan, masih banyak individu yang cenderung abai dalam memenuhi
kebutuhan air harian. Kebiasaan kurangnya asupan cairan menjadi kondisi yang
mengkhawatirkan dan perlu dibenahi sejak dini. Oleh karena itu, edukasi serta
penanaman kebiasaan konsumsi air pada anak perlu dilakukan secara berkelanjutan
dengan pendekatan yang sesuai dengan usia perkembangan mereka. Buku dan buklet
interaktif dipilih sebagai media edukasi utama karena mampu menghadirkan pengalaman
membaca yang menarik, menyenangkan, dan partisipatif bagi anak. Pembelajaran
didukung oleh jurnal minum harian dan botol minum dengan indikator asupan cairan
sebagai media aplikatif, sehingga kit edukasi yang dirancang tidak hanya menyampaikan
informasi, tetapi juga mendorong anak untuk mempraktikkan kebiasaan minum air sejak
dini. Metode yang digunakan meliputi studi literatur mengenai pentingnya konsumsi air,
perkembangan anak usia dasar, serta edukasi visual; observasi terhadap kebiasaan
minum anak; serta wawancara dengan ahli gizi, psikolog anak, penulis buku anak,
ilustrator buku anak, praktisi media baca nonkonvensional, dan anak-anak usia 6-8 tahun
selaku target perancangan. Hasil dari perancangan berupa kit edukasi interaktif yang
menggunakan personifikasi tetes air sebagai karakter pemandu untuk mendorong anak
membangun kebiasaan mencukupi kebutuhan air harian. Melalui pendekatan yang
partisipatif dan merangkul anak, kit edukasi interaktif ini dirancang untuk meningkatkan
kesadaran anak terhadap pentingnya konsumsi air serta mendorong mereka untuk
membiasakan diri memenuhi kebutuhan air harian.
Perpustakaan Digital ITB