digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 8 Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Muhammad Afiliandi Ulyansyah
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Konektivitas antarwilayah melalui infrastruktur jalan tol memerlukan elemen jembatan yang andal terhadap beban layan maupun beban seismik, mengingat Indonesia merupakan wilayah dengan aktivitas kegempaan tinggi. Penelitian ini membahas perancangan struktur jembatan semi-integral dengan PCI Girder setinggi 1,7 m sebagai struktur elevated pada ruas Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 1, STA 74+750, serta evaluasi kinerjanya menggunakan Pushover Analysis. Struktur yang dirancang merupakan jembatan multi bentang tiga bentang dengan delapan PCI Girder per bentang sepanjang 30 m, dimodelkan menggunakan MIDAS Civil dengan pembebanan mengacu pada SNI 1725:2016 dan perencanaan tahan gempa sesuai SNI 2833:2016. Desain mencakup seluruh elemen struktur mulai dari abutment, pier, pierhead, PCI Girder beserta tendon prategang, diafragma, slab UHPC, pilecap, hingga pondasi tiang bor. Evaluasi seismik melalui Pushover Analysis menghasilkan performance point pada arah longitudinal dengan base shear 10.770 kN dan displacement kepala pier 251,3 mm, serta arah transversal dengan base shear 20.860 kN dan displacement 60,5 mm. Berdasarkan batasan drift mengacu pada ATC-40, level kinerja struktur pada gempa dengan probabilitas terlampaui 7% dalam 75 tahun adalah Life Safety (LS). Tinjauan mekanisme plastis menunjukkan bahwa first yield terjadi pada pangkal dan ujung atas pilar, sesuai prinsip hierarki plastifikasi yang mensyaratkan plastic hinge terbentuk pada elemen yang mudah diinspeksi dan diperbaiki, sehingga konektivitas dan keandalan struktur jembatan tetap terjaga pascagempa.