digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Jan Davin Tengdyantono
Terbatas Irwan Sofiyan
» ITB

Laporan ini menyajikan analisis & desain proyek stadion sepakbola berstandar internasional di Jakarta Utara yang menekankan pada desain fondasinya. Analisa meliputi: kelas situs, daya dukung tiang tunggal dan grup tiang, penurunan fondasi, penentuan jenis tiang pancang, dan desain perkuatan salah satu grup tiang. Standar yang digunakan dalam perancangan proyek ini adalah SNI 8460-2019, SNI 2847- 2019, dan SNI 1726-2019. Proyek ini memiliki kelas situs 'SE' setelah dianalisis berdasarkan nilai N-SPT dari lubang bor di dalam area proyek. Sistem fondasi tiang pancang dipilih untuk mendukung struktur stadion berdasarkan kondisi tanah & struktur yang direncanakan. Di dalam proyek ini dirancang satu jenis tiang pancang dengan panjang 24meter agar kapasitas aksial dan lateral cukup kuat untuk menopang struktur di atasnya. Daya dukung aksial tiang tunggal dihitung secara manual menggunakan Metode API, sedangkan daya dukung lateral dievaluasi berdasarkan kurva p-y menggunakan metode finite difference menggunakan aplikasi profesional bernama Ensoft LPILE. Terdapat 8 jenis konfigurasi grup tiang, masing-masing dimodelkan dan dievaluasi berdasarkan metode yang sama dengan aplikasi Ensoft LPILE, namun menggunakan aplikasi Ensoft GROUP untuk mengetahui besarnya reaksi tiang dan deformasi yang terjadi akibat beban kerja. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semua grup tiang aman karena hasilnya di bawah batas maksimum yang ditentukan dalam standar. Selanjutnya beban dan deformasi yang diperoleh dari software Ensoft GROUP digunakan sebagai acuan untuk menentukan jenis tiang pancang dan perkuatan pile cap. Berdasarkan beban dan deformasi. tiang fondasi menggunakan spun pile kelas B diameter 600mm, dan untuk tiang pancang digunakan tulangan D25-50 pada semua sumbu. Selain itu, penurunan tanah yang berisi penurunan elastis dan penurunan konsolidasi diperiksa karena adanya beban. Penurunan maksimum yang diperoleh adalah 41,65 cm, sedangkan perbedaan penurunan terbesar adalah 0,0024. Angka-angka tersebut masih di bawah batas yang diberikan oleh standar.