Mahasiswa rantau menghadapi berbagai tantangan dalam proses adaptasi sosial dan
psikologis akibat perbedaan budaya, lingkungan, serta pola pergaulan di tempat baru.
Dalam proses tersebut, individu dihadapkan pada beragam pilihan hidup, baik dalam
konteks sosial, akademik, maupun personal, yang masing-masing memiliki
konsekuensi terhadap kondisi mental dan hubungan sosialnya. Namun, fenomena ini
masih jarang diangkat secara mendalam melalui media film, khususnya dalam bentuk
film interaktif yang memungkinkan keterlibatan aktif penonton. Oleh karena itu,
perancangan karya ini bertujuan untuk menciptakan film interaktif berjudul ResaHana
yang menampilkan konsekuensi sosial dan mental diri dalam pilihan hidup mahasiswa
rantau melalui pendekatan visual dan narrative storytelling.
Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap mahasiswa rantau luar
daerah Bandung. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi pengalaman
adaptasi, konflik sosial, serta dampak psikologis yang muncul akibat pilihan hidup
yang diambil. Hasil analisis tersebut kemudian diterapkan ke dalam bentuk narasi
bercabang (branching narrative) yang memungkinkan penonton menentukan alur
cerita melalui pilihan-pilihan tertentu. Film interaktif ResaHana dirancang untuk
iv
menghadirkan pengalaman imersif, di mana penonton berperan aktif sebagai
pengambil keputusan dan secara langsung merasakan konsekuensi dari pilihan
tersebut. Karya ini diharapkan dapat menjadi media reflektif bagi mahasiswa rantau
serta berkontribusi pada pengembangan film interaktif sebagai medium komunikasi
visual yang edukatif di Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB