digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Miskomunikasi dalam keluarga merupakan permasalahan yang dapat memengaruhi hubungan emosional serta menghambat terbentuknya pemahaman antaranggota keluarga. Perbedaan pengalaman hidup, latar belakang emosional, dan gaya komunikasi, terutama antara figur pengasuh dan anggota keluarga yang lebih muda, sering kali memicu kesenjangan pemahaman yang berdampak pada dinamika keluarga secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media storytelling dengan penyajian imersif melalui projection mapping pada tiga panel sebagai sarana reflektif dalam menyampaikan nilai-nilai keluarga (family values), khususnya empati, komunikasi, kasih sayang, dan pengorbanan. Metode perancangan dilakukan melalui kajian literatur, wawancara mendalam dengan narasumber, serta analisis dinamika komunikasi keluarga. Data tersebut digunakan untuk mengidentifikasi pola komunikasi, bentuk miskomunikasi, serta nilai-nilai keluarga yang menjadi landasan dalam pengembangan narasi. Proses perancangan mengikuti pendekatan design thinking untuk mengembangkan konsep visual dan storytelling yang relevan dengan isu yang diangkat. Hasil perancangan berupa film pendek animasi 3D yang disajikan menggunakan sistem projection mapping pada tiga panel sehingga menciptakan pengalaman visual yang lebih imersif melalui perpaduan narasi, visual, dan tata suara. Berdasarkan evaluasi terhadap audiens, pendekatan tersebut membantu menyampaikan konflik keluarga melalui sudut pandang setiap karakter tanpa menempatkan salah satunya sebagai pihak yang sepenuhnya benar atau salah, sekaligus mendorong pengalaman menonton yang lebih reflektif. Perancangan ini menunjukkan bahwa storytelling animasi 3D imersif dapat menjadi alternatif media komunikasi visual dalam menyampaikan nilai-nilai keluarga melalui pengalaman emosional yang mendukung refleksi audiens.