digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Raizan Iqbal Resi
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Sistem manajemen gudang FMCG konvensional memerlukan sinkronisasi data inventori secara real-time serta penentuan posisi robot dan barang yang akurat agar staf gudang dapat mengetahui kondisi stok dan lokasi barang secara tepat, namun integrasi yang masih bersifat semimanual antara sistem ERP dan WMS sehingga menyulitkan staf dalam menelusuri posisi fisik barang serta menghindari kesalahan pada proses inbound dan picking. Tugas akhir ini berfokus pada perancangan, implementasi, dan evaluasi Warehouse Management Controller serta sistem lokalisasi berbasis AprilTag untuk prototipe Smart Warehouse pada studi kasus gudang barang jadi Paragon Corp. WMC dikembangkan dalam bentuk tiga layanan, yaitu Authentication Service, Goods Service, dan Fleet Service. Implementasi sistem lokalisasi memanfaatkan kamera dan penanda AprilTag untuk memetakan posisi robot dan barang ke dalam grid diskret berukuran 8×4 yang mencakup area lantai seluas 2,4×1,2 m. Ruang lingkup tugas akhir dibatasi pada perancangan sistem informasi manajemen gudang WMC dan subsistem lokalisasi visual. Evaluasi dilakukan melalui pengujian stress test terhadap endpoint API WMC serta pengujian akurasi terhadap sistem lokalisasi, mencakup Task Fulfilment Accuracy, akurasi posisi, dan akurasi orientasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 11 endpoint utama pada ketiga layanan berhasil dilalui tanpa kegagalan permintaan. Seluruh 32 sel grid berhasil dipetakan dengan akurasi posisi 100%, seluruh empat sudut orientasi terdeteksi dengan benar, dan seluruh 64 skenario tugas penyimpanan serta pengambilan barang mencapai Task Fulfilment Accuracy 100%. Hasil tersebut memverifikasi bahwa arsitektur microservice dan sistem lokalisasi mampu meningkatkan akurasi pelacakan posisi dan efisiensi operasional gudang secara signifikan.