Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan salah satu gangguan
neurodevelopmental yang banyak dialami oleh remaja di Indonesia, kemampuan
coping individu ADHD menjadi krusial terlebih pada fase remaja akhir sebagai
fase transisi yang menandakan meningkatnya tuntutan hidup. Walaupun
golongan remaja akhir dapat memanfaatkan media sosial untuk mengakses
informasi mengenai isu kesehatan mental, marak ditemukan misinformasi
sehingga pemahaman remaja akhir terhadap gejala ADHD yang faktual
dipertanyakan. Menanggapi kondisi tersebut, perancangan ini bertujuan untuk
menghadirkan media yang dapat meningkatkan kesadaran remaja akhir terkait
gejala ADHD berdasarkan pengalaman nyata individu ADHD dan rekomendasi
klinis. Metode penelitian mencakup kajian teori, wawancara dengan psikolog,
wawancara dengan individu ADHD, serta penyebaran kuesioner kepada target
sasaran. Melalui tahapan penelitian diperoleh data bahwa hanya sedikit remaja
akhir di Indonesia yang mengetahui keragaman gejala ADHD, oleh sebab itu
dihasilkan sebuah animasi yang dapat menanggulangi misinformasi melalui
representasi visual keragaman gejala ADHD dan narasi yang menekankan pada
dorongan untuk mencari bantuan profesional.
Perpustakaan Digital ITB