Dalam kurikulum pendidikan khusus tingkat SMP dan SMA, statistika merupakan
salah satu materi matematika yang wajib dipelajari oleh siswa, termasuk siswa
difabel netra. Materi ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan dalam
memahami penyajian data dan pengolahan data numerik. Namun, keterbatasan
akses visual menjadi kendala utama bagi siswa difabel netra dalam memahami
materi yang bersifat visual. Penelitian ini berangkat dari permasalahan teknis yang
ditemukan melalui studi kasus di SLBN A Pajajaran Bandung. Berdasarkan hasil
observasi dan wawancara, proses pembelajaran statistika saat ini masih
mengandalkan alat tulis Braille manual seperti reglet serta media kertas Braille.
Metode ini dinilai memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi waktu pengerjaan
hitungan, sifat tulisan yang permanen, serta penggunaan media sekali pakai. Selain
itu, belum ada alat bantu taktil low-tech yang mampu memfasilitasi proses
visualisasi grafik dan kalkulasi angka secara terintegrasi.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran matematika yang
dapat mengakomodasi kebutuhan siswa difabel netra dalam melakukan visualisasi
sekaligus kalkulasi data statistika secara mandiri. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan
data dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, wawancara, studi literatur, serta
studi produk preseden. Pendekatan perancangan produk difokuskan pada
pengembangan alat bantu taktil bersistem modular yang ergonomis dan mudah
dioperasikan secara mandiri oleh pengguna.
Hasil dari perancangan ini berupa kit media pembelajaran taktil berbasis papan
matriks dan sistem pin modular. Alat ini dilengkapi dengan berbagai variasi
komponen pin bertekstur untuk merepresentasikan penyusunan berbagai diagram
statistika seperti diagram batang, diagram lingkaran, diagram pencar, histogram
serta diagram kotak-garis. Selain itu, produk ini mengadaptasi sistem Taylor Frame
sebagai pin numerik fungsional yang bertindak sebagai memori fisik eksternal.
Fasilitas ini memungkinkan siswa untuk menyimpan jejak angka saat melakukan
perhitungan tanpa risiko kehilangan data. Melalui perancangan media ini,
diharapkan pemahaman konsep visual statistika siswa difabel netra dapat
terjembatani dengan baik, sekaligus mengurangi beban memori kerja kognitif siswa
selama proses pembelajaran berlangsung.
Perpustakaan Digital ITB