BAB 1 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Reynaldi Giovanni
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Penggunaan dunia digital yang sangat marak dewasa ini mendukung berbagai sektor untuk turut berkembang, dimana salah satu nya merupakan perdagangan dengan tingginya tingkat perkembangan pada e-Commerce dari segi aktivitas maupun pertumbuhan pengguna. Transisi dari aktivitas perdagangan offline menjadi online tentu membutuhkan suatu kapabilitas dan kompetensi tambahan agar dapat memaksimalkan nilai tambah dari perdagangan online bagi para pelaku usaha. Acuan bagi kompetensi seseorang pada kegiatan digital dapat dinyatakan dengan tingkat kecerdasan digital. Namun, pengetahuan dan pemahaman mengenai kecerdasan digital tersebut masih cukup asing di kalangan pelaku usaha UMKM online di Indonesia. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah memperkenalkan kecerdasan digital lebih lanjut melalui pengukuran tingkat kecerdasannya serta peningkatan nilai yang mungkin dapat dilakukan.
Pengukuran kecerdasan digital dilakukan dengan adaptasi model dari framework DQ Institute yang dituangkan dalam bentuk kuesioner untuk mengumpulkan data. Parameter nilai dan faktor-faktor penentu kecerdasan digital diterjemahkan dan disesuaikan dari framework sehingga lebih relevan bagi para pelaku usaha UMKM online di Indonesia. Kuesioner yang dirancang menghasilkan data kualitatif pendapat responden yang menggunakan skala Likert agar dapat diolah lebih lanjut. Selain itu, disertakan variabel demografi serta variabel moderator untuk menyatakan perbedaan latar belakang responden yang mungkin memiliki pengaruh terhadap nilai kecerdasan digital.
Setelah data pengukuran diolah, akan diusulkan strategi peningkatan nilai yang mempertimbangkan penggolongan hasil nilai setiap indikator kecerdasan. Pelaku usaha UMKM online dapat menyesuaikan strategi peningkatan yang lebih spesifik pada masing-masing indikator agar lebih tepat dalam meningkatkan nilai kecerdasan digital nya. Akan tetapi implementasi dari hasil penelitian masih belum sepenuhnya tepat sasaran, karena cakupan penelitian yang masih belum spesifik.
Perpustakaan Digital ITB