Animasi pixel art untuk game umumnya dibuat dengan menggambar setiap frame
secara manual. Smear frame adalah teknik animasi yang mendistorsi bentuk karakter
selama perpindahan cepat untuk memperkuat kesan gerak, dan juga diterapkan
dalam produksi animasi pixel art. Pembangkitan smear frame pada animasi pixel
art selama ini masih terbatas pada transformasi sprite 2D tanpa memperhitungkan
pergerakan karakter, sementara penelitian sebelumnya telah mampu membangkitkan
smear frame secara otomatis pada animasi 3D. Penelitian ini memanfaatkan
kemajuan tersebut untuk mengembangkan tools pada Unity yang mengotomasi
pembangkitan animasi pixel art dengan efek smear dari karakter 3D beranimasi.
Tools menggunakan data gerak skeletal untuk membentuk tiga jenis smear. Hasilnya
dirasterisasi, diturunkan resolusinya menjadi ukuran piksel, lalu diekspor menjadi
aset animasi Unity. Setiap tahap menyimpan hasilnya, sehingga pengembang
dapat menyesuaikan parameter dan memperbarui hasil sebelumnya tanpa mengulang
seluruh proses.
Pengujian fungsional dan nonfungsional menunjukkan seluruh kebutuhan sistem
terpenuhi dan alur utama sesuai spesifikasi. Untuk menilai kemudahan penggunaan
tools, lima pengembang yang belum pernah menggunakannya menjalankan 11 skenario
usability test, dan seluruh skenario diselesaikan meski sebagian memerlukan
bantuan yang kemudian diperbaiki. Untuk menilai kejelasan gerak, 20 responden
mengidentifikasi gerakan dan memberi skor MOS 1–5, kategori baik mulai skor 4.
Lima dari enam gerakan dikenali seluruh responden dan Punch dikenali 19 dari 20,
dengan MOS kejelasan gerak enam klip antara 3,10 dan 4,85, sedangkan ketujuh
varian smear tetap baik antara 4,05 dan 4,35, setara pembanding tanpa smear pada
4,10. Hasil ini menunjukkan otomasi pembangkitan smear frame dari animasi
3D mempertahankan kejelasan gerak, menghasilkan smear berkategori baik, dan
memudahkan pengembang menyelesaikan satu siklus produksi dan iterasi.
Perpustakaan Digital ITB