digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Maheswara Apta Adiyatma
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Teleproctoring merupakan salah satu aplikasi telemedicine yang memungkinkan dokter ahli memberikan bimbingan dan pengawasan secara real-time kepada dokter yang melakukan prosedur operasi dari jarak jauh. Dalam konteks penanganan stroke di Indonesia, ketersediaan dokter spesialis bedah saraf yang terbatas di daerah terpencil menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem teleproctoring terintegrasi yang mampu mendukung asistensi prosedur operasi jarak jauh melalui komunikasi audio-visual secara real-time, serta merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna pada prosedur operasi bedah saraf. Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan user-centered design melalui wawancara dengan dokter spesialis bedah saraf sebagai calon pengguna. Sistem yang dikembangkan terdiri dari dua sub sistem utama, yaitu sub sistem perangkat keras, yang terdiri dari unit pemrosesan, kamera PTZ, dan video capture, dan sub sistem perangkat lunak yang dikembangkan dengan teknologi WebRTC untuk komunikasi real-time. Pengujian sistem dilakukan melalui empat tahap, yaitu verifikasi spesifikasi, pengujian fungsional dengan metode black box, pengujian non-fungsional terhadap performa streaming dan latensi, serta evaluasi usability oleh user. Pengujian fungsional menunjukkan seluruh 12 fitur yang dikembangkan berfungsi sesuai ekspektasi. Pengujian performa streaming pada empat skenario bandwidth menunjukkan sistem mampu beradaptasi terhadap kondisi jaringan yang bervariasi, dengan skor kualitas video VMAF bernilai 76,813 pada bandwidth tanpa batas dan skor 58,989 pada bandwidth 0,5 Mbps, serta kualitas audio yang tetap baik dengan skor ViSQOL di atas 4,0 pada seluruh skenario. Pengujian keandalan kontrol PTZ kamera mencapai persentase keberhasilan 100% pada kondisi input normal maupun input cepat. Evaluasi usability oleh 11 responden menghasilkan rata-rata skor SUS sebesar 78,86 dan skor SEQ sebesar 6,51/7. Evaluasi langsung oleh dua dokter spesialis bedah saraf di RSUD Undata Palu menunjukkan bahwa sistem dinilai lebih baik dibandingkan aplikasi video conference umum, dengan keunggulan spesifik pada fitur kontrol PTZ dan anotasi. Sistem dinilai cocok untuk prosedur digital subtraction angiography, coiling, thrombectomy, dan embolization, dengan skor kepuasan keseluruhan 10/10 dari dokter operator dan 8/10 dari dokter proctor.