Penyusunan dan validasi perencanaan anggaran membutuhkan proses pencarian panduan
biaya, perbandingan item anggaran dengan sumber pembanding, serta penelusuran
sumber jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan. Proses manual menjadi
tidak efisien ketika informasi anggaran tersebar dalam berbagai dokumen, tabel,
dan lokasi penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini mengembangkan sistem perencanaan
dan validasi anggaran berbasis Agentic Retrieval-Augmented Generation
dengan hybrid retrieval. UKM digunakan sebagai domain penerapan untuk menggambarkan
kebutuhan organisasi berskala kecil hingga menengah, sedangkan fokus
utama penelitian adalah penggabungan retrieval terstruktur dan semantik untuk mendukung
validasi anggaran berbasis evidence.
Pengembangan sistem mengikuti tahapan CRISP-DM, mulai dari business understanding,
data understanding, data preparation, workflow modeling, evaluasi, hingga
deployment demonstrasi. Data terstruktur seperti pedoman biaya, item RAB,
data proyek, dan realisasi anggaran disimpan pada relational database agar nilai
angka, satuan, kategori, dan sumber tabel dapat diambil secara presisi. Data naratif
seperti ketentuan pedoman, dokumen internal, dan konteks pendukung disimpan
pada vector database dalam bentuk embedding. Sistem mengimplementasikan tiga
rancangan workflow, yaitu Single-Agent RAG, Routing-Based Agentic RAG, dan
Orchestrator-Workers Agentic RAG.
Evaluasi dilakukan menggunakan metrik Context Precision, Context Recall, Faithfulness,
Answer Relevancy, dan latency. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa
Routing-Based Agentic RAG menjadi workflow utama karena memiliki kualitas retrieval
dan keterikatan jawaban terhadap evidence yang paling kuat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat membantu pencarian, validasi, dan rekomendasi
awal anggaran berbasis sumber, serta mendukung keterlacakan jawaban
melalui pemisahan penyimpanan data terstruktur dan naratif.
Perpustakaan Digital ITB