digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini dilakukan untuk memahami penyebab stagnasi produk Arega Beauty dan mengembangkan arah inovasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Produk awal Arega yang berfokus pada perbaikan rambut rusak akibat pewarnaan ternyata tidak menjawab masalah utama pasar yaitu kerontokan rambut dan ketidakseimbangan kulit kepala. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi pasar, analisis penjualan, serta penerapan Root Cause Analysis dan kerangka New Product Development. Analisis tematik menunjukkan bahwa konsumen sangat mengutamakan efektivitas yang dapat terlihat, keamanan bahan, dan hasil yang konsisten dalam iklim tropis. Stagnasi terjadi karena formulasi awal kurang memiliki bahan aktif yang didukung riset dan proses pengujian yang terbatas. Penelitian ini kemudian mengusulkan pengembangan Arega Fortifying Hair Tonic dengan keratin, rosemary oil, dan aloe vera sebagai solusi alami yang tetap memiliki dasar ilmiah untuk masalah kerontokan rambut. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pengembangan produk yang berbasis data dan validasi konsumen sangat penting untuk meningkatkan relevansi pasar dan membangun kembali kepercayaan terhadap Arega.