Penggunaan gadget pada anak usia dini semakin meningkat seiring berjalannya
waktu. Penggunaan gadget yang berlebihan sehingga membuat anak kecanduan
dapat menghambat perkembangan kemampuan motorik halus anak. Lebih lanjut,
penggunaan gadget cenderung memberikan feedback satu arah sehingga anak
kurang memperoleh interaksi secara langsung dengan lingkungan sosialnya,
terutama interaksi dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mencari peluang
inovasi dalam mengembangkan permainan interaktif yang berfungsi sebagai
media untuk menstimulasi kemampuan koordinasi mata dan tangan anak usia 4-6
tahun sekaligus mendorong terciptanya interaksi secara dua arah antara orang tua
dan anak selama bermain. Metode yang digunakan adalah mix method yaitu
penggabungan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif. Tahapan penelitian
melibatkan para ahli seperti dokter anak, psikolog anak, terapis anak, dan juga
orang tua anak. Hasil akhir penelitian ini berupa permainan interaktif yang
berfokus untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak sembari
berinteraksi secara dua arah bersama orang tua. Permainan ini diharapkan dapat
memberikan manfaat bagi anak dan juga orang tua dalam melakukan aktivitas
berupa bermain.
Perpustakaan Digital ITB