digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) konvensional menyimpan data kesehatan secara tersebar pada setiap fasilitas pelayanan kesehatan sehingga tenaga kesehatan sulit memperoleh gambaran kondisi pasien secara utuh. DecMed (Decentralized Medical Record Management System) telah dikembangkan dengan pendekatan patient-centric untuk mengintegrasikan data tersebut dan memberikan kendali data kepada pasien. Namun, sumber data DecMed masih bersifat provider-centric karena hanya mengakomodasi data dari tenaga kesehatan melalui kunjungan klinis, belum mencakup Patient-Generated Health Data (PGHD) yang dihasilkan pasien secara mandiri melalui perangkat wearable, sensor kesehatan, smartphone, maupun pencatatan manual. Data tersebut dapat melengkapi gambaran kondisi pasien di antara kunjungan klinis dan mendukung pengambilan keputusan klinis, sehingga diperlukan modul integrasi PGHD pada DecMed. Penelitian ini mengembangkan modul integrasi PGHD pada DecMed yang mengumpulkan dan mengirimkan data time-series secara offline-first, mempertahankan data saat perangkat luring, melakukan sinkronisasi setelah koneksi tersedia, mencatat data provenance, serta menjaga kerahasiaan dan integritas data melalui client Android pasien, Proxy Re-Encryption Server, smart contract IOTA, dan IPFS. Pengujian menunjukkan sistem berhasil memproses 151.200 record PGHD sintetis pada laju 600 record per detik tanpa kehilangan data maupun crash, serta menerima 20 batch konkuren dari 20 pasien tanpa kegagalan. Variasi manipulasi terhadap ciphertext, hash, tanda tangan digital, referensi CID, dan metadata berhasil dideteksi dan ditolak, plaintext tidak ditemukan pada titik yang diperiksa, dan akses tanpa persetujuan sah berhasil ditolak. Data tetap tersimpan saat perangkat luring, pengiriman dijadwalkan ulang, dan diproses kembali setelah koneksi tersedia tanpa kehilangan data, sehingga PGHD terbukti dapat diintegrasikan ke DecMed melalui modul ini sesuai skenario pengujian.