digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nelsen Putra
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Data bitemporal digunakan untuk merepresentasikan informasi yang berubah sepanjang waktu dengan mempertimbangkan dua dimensi temporal, yaitu valid time dan transaction time. Salah satu implementasinya pada PostgreSQL adalah hasil pengembangan framework pg_bitemporal oleh Rusadi (2023) yang menyediakan berbagai operasi untuk pengelolaan data bitemporal. Namun, pengembangan tersebut masih memiliki keterbatasan, yaitu dapat menghasilkan data dalam kondisi uncoalesced, serta belum mendukung penanganan foreign key temporal yang mempertimbangkan dimensi waktu. Keterbatasan tersebut berpotensi menurunkan konsistensi data, mengurangi integritas referensial temporal, dan memengaruhi akurasi hasil query bitemporal. Tugas akhir ini bertujuan mengembangkan mekanisme coalescing dan penanganan foreign key temporal pada pengembangan lanjutan dari framework pg_bitemporal. Solusi coalescing dikembangkan dengan menggabungkan tuple ekuivalen yang memiliki interval valid time kontinu. Solusi ini kemudian diterapkan pada operasi dasar, pada basis data yang sudah terisi dengan data uncoalesced, pada penanganan foreign key, dan saat melakukan proyeksi data. Penanganan foreign key dilakukan dengan memproyeksikan data pada tabel yang diacu berdasarkan business key, kemudian di-coalesce. Hasil coalescing digunakan untuk mengecek interval valid time pada foreign key. Implementasi solusi diintegrasikan ke dalam operasi-operasi pada framework sehingga coalescing dapat dilakukan secara otomatis dan integritas referensial temporal tetap terjaga. Pengujian dilakukan melalui berbagai skenario yang mencakup operasi bitemporal pada data dengan kondisi interval valid time yang beragam serta relasi yang memenuhi maupun melanggar integritas referensial temporal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanisme coalescing mampu mempertahankan data dalam kondisi coalesced setelah operasi bitemporal dilakukan, sedangkan penanganan foreign key temporal mampu mencegah pelanggaran integritas referensial yang berkaitan dengan valid time. Analisis hasil pengujian menunjukkan bahwa pengembangan yang dilakukan meningkatkan konsistensi data dan akurasi pengelolaan relasi temporal tanpa mengubah prinsip kerja dasar dari implementasi yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian, tugas akhir ini menghasilkan pengembangan framework pg_bitemporal yang meningkatkan pemeliharaan data coalesced dan integritas referensial temporal pada PostgreSQL.