Kebutuhan pengembangan material lip seal lokal untuk main shaft turbin Kaplan menjadi penting karena produk eksisting masih bergantung pada impor. Hasil reverse engineering menduga produk eksisting menggunakan komposit phenolic resin dengan filler karbon. Tantangan utama pembentukannya melalui compression molding adalah reaksi curing yang menghasilkan uap air yang jika tidak keluar efektif dari cetakan, spesimen mengalami void dan ketidakstabilan geometri. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik produk eksisting, merancang cetakan skala laboratorium, serta menentukan parameter proses yang sesuai.
Melalui karakterisasi (FTIR, EDS, uji mekanis), produk eksisting terindikasi menggunakan matriks phenolic resin tipe novolac dengan estimasi kandungan karbon 9,94 wt%, dibulatkan menjadi 10 wt% Carbon Black sebagai formulasi awal. Cetakan dirancang berbentuk silinder berbasis pipa honing (diameter dalam 40 mm) dengan band heater 300 W dan celah antar komponen 0,05 mm. Parameter proses terbaik: temperatur panel 180°C, waktu curing 12–15 menit, dengan penekanan bertahap 1–2 MPa dikombinasikan breathing cycle.
Penambahan 10 wt% Carbon Black meningkatkan kekerasan dari 82,98 HV menjadi 123,45 HV, meski masih di bawah Bakelite komersial (136,18 HV); void tertinggi 23,03% terjadi pada massa 16 gram. Kebaruan penelitian terletak pada pendekatan terpadu dari karakterisasi produk hingga evaluasi cetakan sebagai dasar pengembangan proses compression molding komposit ini.
Perpustakaan Digital ITB